Appa belikan aku eomma !!! part 1
tittle: appa belikan aku eomma !!!
genre: sad. family, romance
cast: lee donghae
lee Na Ri
kim eunna
outhor: lee ji mi
annyeong....!!!! hehehe mian lama ya ff.a, semoga suka, maaf
jika tidak memuaskan. trimakasih buat min YURA yang udah ngeposteng ff saya,
trimakasih buat R.C.L nya .
_________________
ciittt... (suara rem mobil :D)
Mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan rumah mewah,
milik namja bermarga LEE. terlihat tiga manusia keluar dari mobil mewah itu, ya
siapa lagi kalau bukan lee donghae, lee na ri, dan kim eunna.
"eomma lihat lah lumah Na Ri bagus bukan ?? eomma pasti
suka di sini .. " ucap Na Ri riang yang masih berada di gendongan eunna.
"ne chagi rumah mu sangat bagus.." jawab eunna
ceklek !
pintu terbuka, terlihat lah isi rumah yang begitu megah dan besar.
"silakan masuk eunna'ssi.. "ajak donghae
"ne gomawo .."
"chagi ayo turun eomma pasti lelah menggendong mu dari
tadi.. " pinta donghae pada na ri
"ne appa.. "jawab na ri nurut "eomma lelah ?
mianhe ne eomma .. " sambungnya lagi sambil mengandakan kepalanya menatap
eunna.
"ne gwemchana chagi.. " jawab eunna sembari
berjongkok menjajarkan tingginya dengan na ri.
"chagi appa mandi dulu ne, chagi di sini bersama eomma
dulu,, "pinta donghae
"ne appa... lagian appa juga sudah bau wuueekkk "
jawab na ri sambil menirukan gaya seperti orang mau muntah dan menutup
hidungnya
"kkkkkk anak appa ada ada saja, ya sudah appa mandi dulu,
emm eunna'ssi aku mau mandi sebentar anggap saja rumah sendiri, di sana
dapurnya kalau kau mau minum atau cari makanan ada di kulkas,,"
"ne gomawo donghae'ssi .. " jawab eunna kikuk.
donghae berlalu meninggal kan eunna dan na ri
"eomma kajja main,, " ajak na ri sambil menarik
narik tangan eunna
"tapi ini sudah malam, lihat sudah jam delapan malam
harusnya anak kecil sudah waktunya tidur bukan main, tidur saja ne,, sepertinya
na ri juga lelah " nasehat eunna kepada na ri sambil mengelus pipi chubi
na ri
"tapi eomma.. na li pengen, tapi baiklah na li akan
menulut sama eomma, kajja kita tidul eomma, sambil kita tunggu appa " kata
na ri nurut.
tunggu appa?? apa iya malam ini eunna harus tidur bersama
seseorang yang bukan siapa siapa eunna.
"ahh kita tidur berdua saja ne,, eomma dan na ri
bagaimana ?? " usul eunna, na ri pun menggeleng kan kepala pertanda dia
tidak mau jika tidur hanya berdua.
"tapi na li ingin tidul bersama eomma dan appa,, kenapa
eomma tidak mau " tanya na ri sedih
"mianhe chagi tapi eomma dan appa mu bukan suami istri
yang bisa tidur satu kamar.. itu tidak boleh, nanti akan dimarah oleh tuhan
" jawab eunna
"kenapa halus begitu,,, ? bukan kah eomma sudah menjadi
eomma na ri ? suami istli apa itu eomma ?? " tanya na ri
"ne memang harus begitu. suami istri itu ikatan sah di
mata tuhan dan di mata semua nya, jika seseorang sudah memiliki ikata suami
istri, seseorang boleh tidur bersama dalam satu kamar, dan tinggal satu rumah.
dan mereka saling menyayangi, menjaga, dan mencintai kepada pasangannya. jika
seseorang itu tidak mempunya ikatan suami istri tidak boleh tidur bersama,
nanti tuhan akan marah "
jelas eunna panjang lebar, terlihat na ri mencerna kata demi
kata yang eunna ucapkan kepada dirinya.
"kalau bagitu eomma sama appa jadi suami istli saja ne ..
bial na li bisa tidul belsama eomma dan appa.. " saran na ri.
"tidak semudah itu chagi,, ikatan suami istri harus di
landasi dengan cinta agar mereka bisa hidup bahagia di dalam rumah tangganya,
kau mengerti kan ?? "
"ne na li mencoba mengelti, baiklah na li tidak memaksa
lagi untuk tidul belsama eomma dan appa lagi, na li tidak mau tuhan marah..
" jawab na ri, kekecewaan terlihat jelas di raut wajahnya. meskipun na ri
masih belum mengerti kehidupan orang dewasa, tapi dia mencoba untuk mengerti
apa yang dikata kan eunna.
"ne anak pintar sekarang kajja ganti baju mu, lalu tidur
ne,, " ajak eunna
"ne eomma .. " jawab nari sedih karena ke inginan
nya untuk bisa tidur bersama orang tua nya belum bisa tercapai.
tidak butuh waktu lama na ri pun sudah rapi dan siap untuk
tidur, eunna menyelimuti badan kecil nari, di elus kepalanya.
"apa na ri sudah tidur ?? "tanya donghae yang tiba
tiba sudah berada di ambang pintu.
"belum dongahae'si,, na ri baru saja akan tidur "
jawab eunna. dongahae pun berjalan menghampiri na ri yang berada di tempat
tidurnya dan eunna yang duduk di sisih ranjang. na ri menutup matanya mencoba
untuk tidur, sesungguhnya hati nya sangat kecewa kenapa harus seperti ini
hidupnya, hidup tanpa ada seorang ibu disamping nya.
"sepertinya na ri sudah tidur, donghae'si sepertinya aku
harus pulang, ini sudah malam, "pinta eunna
"tapi ini sudah malam eunna'si kenapa tidak bermalam di
sini saja, tidurlah bersama na ri, aku akan tidur di kamar ku, " saran
donghae
"gomawo tapi aku harus pulang,, "
"ne baiklah gomawo untuk hari ini, hari ini pasti akan
menjadi hari yang indah untuk na ri, bisa memiliki seorang eomma, meskipun ke
inginanya untuk tidur di tengah tengah orang tua nya belum bisa terlaksana,
gomawo kau malaikat na ri hari ini. " ucap donghae "berhati hati lah
di jalan, mian aku tidak bisa mengantar mu, na ri sendiri di rumah."
timpanya lagi
"ne gwenmcha donghae'si .. aku pergi," chup eunna
mengecup kening na ri sebentar. "eomma pulang ne, jaga dirimu baik baik
chagi, sampai bertemu kembali,, "gumamnya kepada na ri. " aku pergi
donghae'si " pamit nya kepada donghae dan berjalan meninganggal kan donghae
dan na ri
"eunna ! " panggil dongahe
"ne ? " jawab eunna
"apa aku boleh tahu nomer ponsel mu, ? " tanya
donghae
"ah ne,, ini kartu nama ku, " jawab eunna mengasih
kartu namanya.
"eunna bisahkah kau memanggil ku oppa dan tidak memakai
embel embel ssi ? aku lebih tua dari mu " pinta donghae,
"ne oppa .. "jawab eunna kikuk "aku pergi"
"ne.." donghae menatap punggung eunna yang mulai
menjauh dari nya, terlintas bayangan lee yong rim yang tidak lain adalah
istrinya yang sudah meninggal setelah melahirkan na ri.
"bogoshipo yong rim... " gumam donghae sendiri, dan
berlalu menutup pintu rumahnya, dan kembali menuju kamar na ri. dilihatnya na
ri yang masih tertidur, ditutup pintunya pelan, donghae pun pergi kekamarnya.
sesungguhnya na ri belum tidur sama sekali, dia hanya pura
pura untuk tidur, melupakan ke inginanya untuk tidur bersama eomma dan appa
nya. na ri duduk di gapai boneka teddy besar di sebelahnya, di peluk erat
boneka kesayanganya. boneka yang terakhir di beli yong rim sebelum dia
meninggal.
"oddy.. " gumam na ri kepada boneka teddy nya yang
diberi nama oddy
"oddy na li lindu eomma, na li ingin tidul dengan eomma
dan appa, na li kecepian, apa kau juga sepelti na li ? mianhe oddy na li belum
juga membelikan mu eomma, tapi kata appa eomma tidak bisa di beli, lalu kita
halus bagaimana oddy ? apa eomma mu juga tidak bisa di beli juga ? jika bisa
aku akan memebelikan nya untuk mu, aku tidak ingin kau kesepian seperti diliku,
na li akan tanya kan sama appa besok "
gumam na ri panjang lebar kepada boneka teddy nya, mata kecil
nya tidak berhenti henti mengeluarkan tetesan air mata, di peluk erat boneka
teddy nya, seakan ia sedang memeluk eomma nya.
"oddy.. aku menyayangi mu, tolong bilankang kepada tuhan
untuk segera mengembalikan eomma na li, na li ingin sekali selalu didekat
eomma, oddy apa kau tau kenapa appa tidak mencali eomma untuk na li ? hik hik
hik... " gumam na ri lagi, masih sama seperti tadi tangisan nya belum juga
berhenti.
"eomma.. eunna.. kenapa tidak mau ? hik hik hik na li
tidak nakal ko, na li anak yang baik, ajhuma juga bilang begitu. oddy na li
lelah na li ingin tidul, oddy jangan pelgi ne, tetap lah disini untuk na li
peluk.. " karena merasa lelah na ri pun tidur, sesekali isakan sisa
tangisan nya masih keluar.
Tettle: appa belikan aku eomma !!! (part 2)
genre: sad. romance. family.
cast: lee donghae
kim eunna
lee Na Ri
author: lee jimi
fb: Dian Lestary Sungmin Elfpumpkins
http://m.facebook.com/diana.s.rahma?refid=8
LINE ID: eka_lestari
drablell/ appa belikan aku eomma!!!
https://m.facebook.com/note.php?refid=12¬e_id=489596697755607
part 1 (sequel)
https://m.facebook.com/note.php?refid=12¬e_id=494178260630784
nongol juga part 2 trimakasih ya readers, min yura..
semoga part ini memuaskan..
ok langsung aja yuk..
________________________
tok.. tok.. tok...
Berkali_kali suara ketukan_ketukan pintu terdengar, sosok
namja tinggi tampan, yang sudah rapi dengan baju kerjanya, kini masih sibuk
membangun kan putrinya.
" Chagi... chagi.. palli ironna.. ajhuma sudah datang,
dan cepat mandilah.. " panggil donghae kepada na ri yang masih terlelap
dalam tidurnya.
"aiss benar_benar anak ini,, "
cekle..! donghae berdiri di ambang pintu, menatap anaknya yang masih tertidur
sambil memeluk boneka teddy nya. donghae berjalan menuju ranjang nari, kini
donghae sudah duduk disisi ranjang nari tidur.
"chagi.. palli bangun, appa mau berangkat kerja, kau
tidak mau memeluk apa dulu hhmm? " gumam donghae sambil dielus pipi cubi
anaknya. merasa terganggu nari pun pelan_pelan mengerjap_ngerjapkan untuk
membuka matanya.
"euh appa nali masih ngantuk" gumam nari pelan
sambil membenahkan posisi tidurnya
"ya anak appa tidak boleh pemalas, palli bangun dan
mintalah mandi dengan ajhuma ne,, " suruh donghae, donghae terkejut
melihat mata nari yang sebam. "chagi apa kau habis menangis ?? "
tanya donghae, dan nari pun dengan cepat menutup mukanya dengan tangan
mungilnya.
"annio appa.. " elak nari, memang bekas sebab
sehabis nangis tadi malam terlihat sangat jelas.
"jangan bohong,, kau tidak pandai berbohong lee na ri,
katakan pada appa, kenapa chagi menangis " bujuk donghae.
"na li ingin eomma appa.. na li ingin di belikan eomma,
na li ingin tidul dengan eomma dan appa hik hik " jawab na ri entah kenapa
akhir_akhir ini na ri cengeng sekali. na ri memeluk donghae erat, menyalurkan
rasanya, menyalurkan betapa inginnya seorang ibu di sampingnya. melihat
putrinya yang menangis bagai puluhan paku di tancapkan dihati.
"maafkan appa chagi,, maafkan appa,, appa belum bisa
menggantikan posisi eomma mu di hati appa, maafkan appa" batin donghae.
donghae membalas pelukan erat na ri, di elus rambut anaknya, dikecup pucuk
kepalanya. "ne nanti appa akan cari kan eomma untuk mu, sudah berhentilah
menangis, anak appa tidak boleh cengen.. "jawab donghae mencoba untuk
menenangkan nari yang masih menangis. di lepas pelukan anaknya di kecup kedua
pipi anaknya.
"appa janji ?? " tanya nari, disodorkan jari
kelingkingnya yang kecil ke donghae.
"ne appa janji,, "jawab donghae serasa menautkan
kelingkingnya dengan kelingking anaknya. "sudah sekarang mandi ne,, appa
tunggu di bawah, " printah donghae.
"ne appa.. " jawab nari,, tangisnya sudah mulai
mereda, mendengar bahwa donghae janji akan mencarikan eomma untuknya.
"ajhumaa...!! panggil donghae kepada ajhuma pengurus nari
dan sekaligus rumah, selama donghae kerja.
"ne tuan.. " jawab ajhuma setelah berdiri di depan
donghae.
"tolong mandikan na ri ajhuma, dandani dia secantik
mungkin, aku menunggu dibawah " printah donghae sopan.
"ne tuan,, ayo tuan putri kita mandi, .. "ajak
ajhuma.
"ne ajhuma.. "jawab nari "appa na li mandi dulu
ne,, kajja ajhuma, gendong ne,, " pinta nari sambil memasang aegyonya.
donghae yang melihat pun merasa gemas dengan tingkah anaknya, hanya bisa
tersnyum lebar.
"jangan manja, jalan sendiri saja, kan dekat kamar
mandinya chagi,, " printah donghae.
"ne appa.. "jawab nari nurut "palli ajhuma..
"ajak nari sambil menggandeng tangan ajhuma menuju kamar mandi.
_______________________
Kini na ri sudah selesai mandi, seperti yang di perintahkan
donghae, ajhuma mendandani nari sangat cantik, meskipun tidak pergi kemana_mana
tapi donghae ingin anaknya selalu terlihat cantik setiap waktu. dengan balutan
celana pendek warna biru dan kaos bergambar lucu, serta rambut yang di kucir
kuda, di hiasi bandana yang lucu, membuat nari semakin cantik di usianya yang
baru 4 tahun.
"appa...!!! lihat na li cantik ne.. ?" tanya nari
sambil bergaya layaknya model cilik
"ne anak appa memang selalu cantik, "jawab donghae,
seraya menggendong na ri, membawa kearah meja makan, untuk sarapan. "lihat
lah young rim, lihat lah anak kita dia cantik sepertimu, apa kau mengijin kan
ku mencari ibu untuk na ri, ? aku tersiksa melihatnya yang selalu menangis dan
merajuk meminta eomma. aku harus bagaimana .. ?" gumam donghae dalam hati
"appa...!! " panggil na ri "kenapa appa melamun
?? " tanya na ri
"ahh tidak, appa hanya bersyukur kepada tuhan, appa telah
diberi anak seperti mu chagi, saranghae anak appa..." jawab donghae
"ne nado salanghae appa.. appa palli kita makan lotinya
nnti tidak enak lagi "
"ne.."
_____________________
"appa berangkat kerja dulu ne,, baik_baik dirumah bersama
ajhuma, ingat jangan manja ne, jangan menyusahkan ajhuma, ok,, " nasehat
donghae
"ne appa.. nali janji " jawab na ri
"ya sudah appa berangkat, sepertinya appa sedikit
terlambat, ajhuma tolong jaga na ri ne.. " pinta donghae.
"ne tuan,, " jawab ajhuma
"ya sudah saya pergi, appa pergi ne chagi pai pai...
" pamit donghae, melambaikan tangannya, sebelum masuk kemobil hitamnya.
"pai pai appa.. hati hati...!!!" triak na ri yang
melihat mobil donghae sudah melai melaju meninggalkan rumahnya.
_________________
"ajhuma..." panggil na ri kepada ajhuma yang masih
sibuk mencuci piring. sedangkan dirinya duduk manis di kursi meja makan sambil
memangku oddy.
"ne tuan putri.. " jawab ajhuma
"apa iya eomma tidak bisa di beli ?? "tanya nari
polos, sambil memainkan tangan boneka oddynya yang ada di pangkuannya.
"ne ,, memangnya kenapa tuan putri ?? "jawab ajhuma,
yang sudah beres dengan pekerjaan nya, berjalan menghampiri na ri.
"na li meminta appa untuk membelikan eomma.. "jawab
nali sedih "ajhuma duduk lah disamping nali" printah nali yang
melihat ajhuma berdiri di depannya.
"haha kau lucu sekali tuan putri,, eomma tidak bisa
dibeli .. " jawab ajhuma
"oohh,, iya kata appa sama eomma juga begitu "
"eomma... ? siapa eomma tuan putri ??" tanya ajhuma yang masih bingun
dengan eomma yang dimaksud nari
"ne eomma ajhuma,, semalam na li pulang membawa eomma,
namanya eoma eunna, dan nali mengajaknya kesini, dia sangat baik,, na li ingin
eomma sepelti itu. tapi eomma tidak mau untuk na li ajak tidul belsama dengan
na li dan appa.. katanya tidak boleh kalena belum jadi suami istli nanti
dimalah tuhan.. " gumam nali sedih,
"oohh,, ne memang benar tuan putri.. laki_laki dan
perempuan dewasa tidak boleh tidur bersama jika mereka belum menjadi suami
istri. "
"ahh na li ingin sekali eomma, na li ingin tidul dengan
eomma dan appa, nali lindu eomma eunna, kenapa eomma tidak kesini ya.. apa
eomma sudah tidak mau beltemu nali lagi .. " duga_duga nari sambil menatap
kosong
"mungkin eomma sedang sibuk, " jawab ajhuma
"ne mungkin saja ne ajhuma.. ajhuma kajja main.. nali
bosan sepelti ini .. " ajak nari
____________________
"aiiss kenapa aku jadi memikir kan eunna,, ya ada apa
dengan mu lee donghae.. ?" gerutuk donghae pada dirinya sendiri.
"young rim,, bagaimana jika aku mencintai yeoja lain,, kau tidak
marahkan.. ?? " gumam donghae sambil melihat foto young rim di ponselnya.
"aku takut kau marah young, aku takut,, kau memebenci ku,
aku sudah menutup hati ku untuk yeoja lain selama 4 tahun ini, tapi pertahanan
ku runtuh saat aku melihat anak kita menangis merajuk meminta eomma, aku sangat
sakit, hati ku sakit sama seperti kau pergi meninggal kan ku." gumam
donghae kepada foto almarhum istrinya.
"dan entah apa yang aku rasakan, aku baru mengenal nya
satu hari tapi hati ku menggemburu saat dia menatap ku young,, apa mungkin
tanpa sadar aku telah membuka hatiku yang sudah lama tertutup ini, jika memang
iya aku mohon kau mengijinkan ku untuk mencarikan eomma untuk na ri. jika saja
na ri tidak merajuk dan menangis aku tidak akan mungkin melakukannya" gumam
donghae lagi, di kecup foto young rim yang ada di ponsel nya.
tok tok tok..
"ne masuk.. !"
"permisi derektur lee, ada seorang yeoja yang melamar
pekerjaan, saya sudah bilang padanya jika saat ini masih tidak membutuhkan
pegawai baru, tapi dia memaksa dan ingin bertemu dengan derektur " lapor
sekertaris donghae
"baiklah suruh saja dia masuk,, " printah donghae
"ne baiklah ,, permisi " pamit sekertaris donghae.
saking menutup hatinya untuk seorang yeoja dongha pun memilih sekertarisnya
seorang namja
tok tok tok ceklek..
pintu terbuka, menampakan sosok yeoja, berpawakan sedang
dengan baju kerja yang rapi dan sopan. pintu sudah tertutup kembali
"permisi saya orang yang mengajukan lamaran perkerjaan di
perusahan ini.. "ucap yeoja
donghae berbalik memutar kursinya di lihatnya sosok yeoja
didepan, matanya membulat, matanya sama_sama bertemu tatapan, entah ada rasa
aneh di hati donghae saat ini.
"kau... " lirih donghae
________________________
"panas sekali cuaca hari ini,, mana aku belum mendapatkan
pekerjaan,, aiss benar_benar, malang sekali hidup seorang diri di kota sebesar
ini " gumam yeoja perparas cantik perambut ikal.
"ah aku akan coba melamar diperusahan itu siapa tahu ada
lowongan, walaupun tidak ada kali ini aku akan memaksanya, aku akan membuktikan
jika aku berprestasi dalam bidang perkantoran fighting !!! " gumam yeoja
itu sendir.
kakinya melangkah di gedung tinggi,, di depannya. tidak lama
dia pun sampai di depan pintu kantor. pintu terbuka sendirinya, dengan rasa
percaya diri yang besar yeoja itupun memasuki gedung.
brukk.. !!
"auuwhh.. kakiku.. " rutuk yeoja itu karena
kelalaian dirinya, menabrak seseorang OB.
"gwenchanayo aghasi... ?? "tanya OB yang di
tabraknya
"ne gwemchana, hanya saja sepatu ku patah, kakiku sedikit
sakit. "jawabnya sembari berdiri dan melepas kedua sepatunya yang rusak.
"sekali lagi saya minta maaf ... "mohon OB
"ne saya sudah memaafkan.. hmm apa saya boleh bertanya ..
?
"ne silakan, "
"apa disini sedang butuh kariawan ? " tanya eunna
sedikit berbisik
"mian saya tidak tahu, coba anda tanya kan saja sama,
sekertaris derektur saja .. ?"
"oohh baiklah.. saya permisi " pamit eunna
meninggalkan ob tadi, sambil menjinjing sepatunya.
"aaiis memalukan sekali, seperti orang bodoh jalan dengan
menjijing sepatu "gerutuk eunna dalam hati. "permisi apa disini ada
lowongan pekerjaan ?? "tanya eunna
"mian untuk saat ini tidak ada nona "jawabnya
"jebal beri saya pekerjaan,,, " mohon eunna
"tapi~
"sudah cepat panggil derektur kantor ini, biar aku saja
yang bicara padanya, aku juga pintar soal berbisnis,, "
"tapi~ "
"yaa !! jebal panggil kan derektur perusahan ini, saya
akan menunjukan bakat saya denganya. "pinta eunna memohon "saya butuh
pekerjaan " sambung eunna sambil memasang muka melasnya.
"ne baiklah tunggu sebentar "
****
"silakan nona derektur menunggu anda di ruangannya, mari
saya antar " ajak sekertari menunjukan ruangan derektur.
"ne gomawo.. "
kini eunna sudah berada di depan pintur.
tok tok tok ceklek
kini eunna sudah masuk di ruangan.
"permisi saya orang yang mengajukan lamaran pekerjaan
disini" ucap eunna menatap direktur yang sedan duduk di kursinya
membelakangi dirinya. tidak lama kemudian kursi berputar. dan
"kau.. !! "ucap eunna dan donghae
_____skip____
"bagaimana kabar na ri ?? oppa "tanya eunna
"na ri baik_baik saja.. tapi dia masih tetap merengek
meminta ku untuk membelikan nya eomma,, hahaha dia benar_benar polos dan
menggemaskan " jawab donghae sambil sedikit tertawa kecil
"ne na ri sangat polos dan menggemas kan, aku suka dengan
nya.. hehehe.. oppa jadi bagaimana apa kau menerima ku ?? " tanya eunna
"mian eunna perusahan ku sedang tidak membutuhkan
kariawan ,, " jawab donghae
"jebal oppa beri aku pekerjaan " mohon eunna
"ne baik lah, aku ingin membalas budi atas kebaikan yang
kau lakukan kepada anak ku tempo hari, aku akan memberimu pekerjaan "
"jinjja.. ?? " tanya eunna senang "jadi kau
menerimaku bekerja di sini ? "
"bukan, aku ingin kau kerja dirumah ku mengurus na ri,
karena aku lihat ajhuma sudah terlihat kelelahan, jika harus mengurus rumah dan
na ri, kau tidak perlu pulang pergi, na ri pasti sangat senang jika kau mau.
jadi bagaimana apa kau mau ? "
"......?????...."
Tittle: appa belikan aku eomma !!! (part 3)
genre: sad. romance. family
cast: lee donghae
lee na ri
kim eunna
author: lee ji mi
fb: Dian Lestary Sungmin Elfpumpkins
http://m.facebook.com/diana.s.rahma?refid=8
ID LINE: Eka_lestari
part 2
https://m.facebook.com/note.php?refid=12¬e_id=496786990369911
trimakasih RCL.a chingu..
maaf jika ada yang tidak suka dengan bahasa yang na ri pake. di part selanjut.a
na ri bakal bisa ngomong R setuju ??
semoga part ini menyenangkan
________________
"bukan, aku ingin kau kerja di rumah mengurus na ri. aku
lihat ajhuma kelelahan jika harus mengurus rumah dan na ri. kau tidak perlu
pulang pergi, na ri pasti sangat senang. bagaimana apa kau mau ?"
"........" eunna masih diam seperti tadi, mencoba
untuk menimbang_nimbang tawaran donghae. belum sempat eunna menjawab, tiba_tiba
ponsel donghae bergetar.
"yeomseo.. ajhuma ada apa ?? kenapa menelfon ku ?
"tanya donghae
".........."
"mwo ! baiklah saya akan segera pulang " jawab
donghae begitu hawatir "ne tolong tenangkan na ri, saya akan segera
pulang,"
"......"
"ne gomawo " donghae memutuskan panggillannya.
donghae kembali menatap eunna yang terlihat bingung mendengar percakapan
donghae.
"jadi bagaimana eunna,, apa kau mau ? jebal tolong kali
ini bantu aku, tadi ajhuma menelfon ku, dia bilang na ri sedang menangis,
setelah dia bangun dari tidurnya, dan tadi sempat mengigau memanggil_manggil
diri mu eunna, jebal " mohon donghae.
bruk!
donghae berlutut di depan eunna duduk, diraih tangan eunna digenggamnya erat. matanya
menyorotkan permohonan, agar eunna mau mengurus anaknya
"jebal eunna, aku tidak bisa melihat hartaku satu_satu
nya menangis, apalagi bersedih, selama ini aku mencoba untuk selalu
membahagiankannya meskipun tanpa seorang ibu disamping nya, " tutur donghae,
masih dengan posisi yang sama seperti tadi.
"berdiri lah oppa, banyak orang yang memperhatikan kita
" pinta eunna
"jebal eunna " mohon donghae lagi
"ne baiklah aku mau menerima tawaran mu tadi, kajja
pulang kasihan na ri dirumah, kajja oppa " jawab eunna sambil membantu
donghae berdiri.
"jeongmal gomawo eunna, " grep! di peluk tubuh eunna
erat. eunna pun terkejut entah sejak kapan jantungnya berdebar tidak seperti
biasanya. hatinya memburu, ada rasa aneh tersendiri saat donghae memeluknya.
"oppa kapan kita pulang, aku susah bernafas " lirih
eunna.
"ahh maaf euns'si" aku tidak bermaksud menyakiti mu,
aku hanya merasa bahagia mendengar jawaban mu. kajja kita pulang " jawab
donghae, digenggam tangan eunna, ditariknya menuju parkiran mobil.
_____skip_____
kini donghae dan eunna baru sampai dirumah donghae. dengan
langkah cepat donghae memasuki rumahnya.
"kau tunggu sini eunna'ssi.. biar ini menjadi kejutan
untuk nari " suruh donghae
"eemmm.. " jawab eunna sambil mengangguk.
ceklek
dibuka pintu kamar anaknya, terdengar jelas suara tangisan
nari sambil memanggil_manggil eunna
"eomma eunna !!! eomma ! eomma " shelio ajhuma ..!
na li tidak mau makan"
"chagi ! "panggil donghae dan memeluk anaknya.
"sssttt berhentilah menangis, appa tidak suka na ri cengeng, uljima
maafkan appa" gumam donghae sambil memeluk erat tubuh mungil anaknya.
"appa jahat, appa jahat,, na li mau eomma appa !! "
gumam na ri disela_sela tangisannya
"ne appa jahat, selama ini appa tidak pernah memikirkan
perasaan mu chagi, appa kira kau akan hidup dengan baik meskipun tanpa seorang
eomma disamping mu, ternyata appa salah, maafkan appa, maafkan appa "
gumam donghae, entah sejak kapan donghae sudah menangis, donghae benar_benar
sakit jika melihat anaknya menangis.
"appa .. " panggil nari
"ne apa chagi " jawab donghae sambil melepas
pelukannya
"appa kenapa appa tidak cepat mencali istli mencali eomma
untuk na li. kenapa appa ? " tanya na ri sambil menatap mata ayahnya
"ne appa janji, appa akan segera mencarikan mu eomma,
" jawab donghae
"janji kan appa ? "
"ne .. oh appa ada kejutan untuk mu chagi "
"apa appa ? " jawab eunna penasaran
"kajja kita keluar " ajak donghae sambil menggendong
na ri
"kejutan apa appa ? "
"sebentar lagi kau juga tau chagi " jawab donghae.
dikecup pipi anaknya. "nah itu dia kejutanya.. " bisik donghae sambil
menunjuk eunna yang sedang berdiri.
"eomma!!! .. itu eomma kan appa ? " tanya na ri yang
masih belum percaya
"ne itu eomma, panggil eomma suruh kesini " pinta
donghae
"eomma sini eomma .. !!" teriak na ri sambil
melambai_lambaikan tanganya. dengan cepat na ri turun dari gendongan donghae
dikala eunna sudah ada didepan nya. "eomma boghosipoyo eomma .. "kata
nari manja
eunna berjongkok menjajarkan dengan na ri.
"ne eomma juga merindukan mu, kenapa kau menangis chagi ? " tanya
eunna dan menggendong na ri.
cup cup
di kecup kedua pipi na ri. senyum mengembang dibibir mungil na ri. tangisan
tadi sekarang berubah menjadi sebuah senyuman. donghae yang melihat na ri
bahagia lagipun merasa lega.
"na li melindukan eomma, jadi na li menangis, eomma
jangan pelgi ne, eomma temani na li. " pinta na ri, sambil mengalungkan
tangan nya di leher eunna, menempelkan pipinya dengan pipi eunna.
"ne eomma tidak akan pergi, mulai hari ini eomma akan
disini mengurus mu. "jawab eunna
"jinja !! eomma ? "
"tidak usah keras_keras bicaranya, eomma masih bisa
mendengar denga baik kkkk. ne eomma tidak berbohong .. " ucap eunna
"heheheehe .. belalti eomma dan appa sudah jadi suami
istli ne ? " tanya na ri polos
"tidak, eomma disini bekerja,, bekerja seperti ajhuma, na
ri mengertikan ? "
"ne na li mengelti, appa kenapa diam saja dali tadi ?
" tanya na li
"hahaha anio appa hanya sedang bersyukur pada tuhan,
karena anak appa bisa tertawa kembali, appa harap anak appa selalu seperti ini
" jawab donghae
"hehe ne appa, asalkan selalu ada eomma dan appa di
samping nali. eomma na li lapal " kata na li memasang muka aegyeo nya.
"baiklah eomma akan memasak untuk mu "
"hanya untuk na ri ? lalu bagaimana dengan ku, aku juga
lapar.. "gumam donghae,
"hahaha ne ne, aku akan memasak untuk kalian berdua
" jawab eunna. na ri pun diturunkan dari gendongan nya, dan berjalan
menuju dapur. dilihat isi kulkas, apa yang bisa dimasaknya.
___________
"ajhuma, mulai besok ajhuma hanya perlu membersihkan
rumah saja, jika sudah beres ajhuma boleh pulang. na ri biar eunna yang
mengurusnya. " ucap donghae kepada ajhuma
"ne tuan, saya juga merasa sudah kualahan jika harus
mengerjakan semuanya. gomawo "
"ne sama_sama, sekarang ajhuma boleh pulang dan istirahat
lah yang cukup"
"ne .. saya permisi "
"ne hati_hati dijalan ajhuma "
__________________
"makanan sudah siap !!! " teriak eunna
"ne eomma,,!! " jawab na ri yang masih sibuk
menonton tv dengan donghae. " kajja appa kita makan, cacing_cacing na li
sudah tepal semua hehe "
"ne kajja " donghae dan na ri pun berlari kecil
menuju maja makan. sampainya dimeja makan, dengan cepat mengambil posisi tempat
duduk.
"waaawww !! sepeltinya enak appa " gumam na ri
sambil menatap kagum makanan yang dihidangkan eunna
"ne,, eomma mu pintar memasak juga, ternyata " jawab
donghae sesekali melirik eunna yang duduk disamping na ri
"yaa! oppa apa maksudmu, huhh " dengus eunna yang
merasa diremehkan.
"hahaha mianhe eunna, kajja kita makan.. "
"eomma suapin ne .. "pinta na ri
"ne chagi " jawab eunna "aaa .. "
"mashita !! " kata donghae dan na ri bersamaan
"ya appa ! kenapa ikut_ikut ? " tegur na ri karena
kesal ucapanya bisa sama dan bareng dengan ayahnya
"siapa yang ikut_ikut makanan ini memang enak " elak
donghae tidak mau kalah. akhirnya terjadi perang mulut antara ayah dan anak.
eunna yang mendengarnya pun merasa kesal, bukan nya makan malah berdebat
masalah konyol
"yaaa !! kalian berdua ! behentilah berdebat sekarang
teruskan makannya. ayo na ri aaaa " gertak eunna..
"huuuaaaa eomma mu galak juga chagi " goda donghae
sambil terkekeh pelan
"ne appa, tapi na li tetap suka, eomma eunna,, aaa eomma
" jawab na ri, dan membuka mulutnya menyambut makanan yang akan masuk
kemulutnya.
"appa kan sudah selesai makan, nah belubung eomma belum
makan, jadi appa suapin eomma ne , eomma nyuapin na li, kajja appa kasihan
eomma, eomma juga ingin makan. palli " pinta na ri. tentu saja eunna dan
donghae merasa kikuk dan salah tingkah atas printah anak kecil ini.
"appa saja yang menyuapi mu chagi, dan eomma makan
sendiri "pinta donghae, sambil melirik ke arah eunna.
DEG!! mata mereka bertemu, ada rasa getaran_getaran berbeda di
hati berduanya. cukup lama donghae dan eunna bertatapan.
"hhhemmmm !!! eomma appa, apa yang kalian lakukan ??
" tanya na ri
"ahh anio " jawab donghae kikuk. sementara eunna
masih salah tingkah sendiri
"appa kajja suapi eomma, na li tidak mau menghabiskan
makanan kalau appa tidak mau menyuapi eomma " gumam na ri. disilingkan tanganya
didadanya. sambil membuang muka tidak mau melihat donghae
"yyaa anak appa kenapa jadi nakal seperti ini "
gerutuk donghae
"kajja appa suapi eomma...!!!! " teriak na ri
"eunna ottohke ?"
Tittle: Appa belikan aku eomma !!!
genre: sad. romance. Family
cast: lee donghae
kim eunna
lee na ri
author: lee ji mi
fb: Dian Lestary Sungmin Elfpumpkins
http://m.facebook.com/diana.s.rahma?refid=8
ID LINE: Eka_lestari
maaf yang part 4 kependekan readers & banyak timpo
semoga yang ini gak, atau malah lebih parah kkkkkk
___________________________
"eunna otthoke ?? " tanya donghae lirih. eunna hanya
mengangkat kedua bahunyanya.
"appa.. ayooo,,, suapi eomma.. ! " pinta na ri lagi.
"ne ne .. appa akan suapi eomma mu ,, " jawab
donghae lalu mengambil piring dan mengisinya dengan makanan yang ada.
"aaa .. " pinta donghae kepada eunna sambil
menyodorkan sesendok penuh. eunna diam sesaat menatap makanan yang ada disendok
didepan mulutnya.
"ayo eomma makan " rengek nari sambil menggoyangkan
tangan eunna.
"ahh ne chagi " jawab eunna lalu melahap makanan
yang donghae sodorkan. terlihat eunna dan donghae sedikit kikuk gak jelas.
"hehehehehehe.. nah begitu dong .. " gumam nari
riang sambil bertepuk tangan. sementara eunna dan donghae masih seperti tadi
malu-malu gak jelas.
"sekarang kau teruskan makan palli " pinta donghae,
sambil mengotak atik makanan yang akan disuapkan lagi ke eunna.
"na ri sudah kenyang appa " jawab na ri
"appa tidak mau tau, ayo habiskan. tidak baik buang-buang
makanan "
"iya benar kata appa mu chagi, ayo teruskan makan nya.
" bujuk eunna, menyodorkan sesendok makanan. na ri menghela nafas panjang
lalu menatap eunna dan donghae.
"ne baiklah eomma appa,, aaa " na ri membuka
mulutnya dan melahap makananya dengan malas
"makan lah yang benar chagi.. cha eunna terus kan makan
mu juga aaa " nasehat donghae kepada na ri dan lalu menyuruh eunna untuk
meneruskan makannya. meskipun rasa canggung masih belum berkurang. eunna pun
kembali melahap makanan yang disodorkan oleh donghae.
akhirnya acara makan pun selesai. eunna terlihat sibuk sedang
membereskan meja makan dan lalu memcuci piring. sementara donghae dan na ri
duduk disofa depan tv sambil bercanda cekikikan. sesekali eunna menatap donghae
dan na ri yang sedang cekikikan senyum manis mengembang di bibirnya melihat
ayah dan anak yang tingkahnya menggemaskan, meskipun usia donghae sudah tidak
bisa dibilang menggemaskan, tapi jika dia sedang berada didekat anaknya dia
akan berubah menggemaskan.
"chagi lain kali jangan buat appa mati kutu di depan
eomma mu ne " bisik donghae. " contoh nya seperti tadi "
lanjutnya
" waeyo ? " tanya na ri polos
" aaiiiss kau ini, appa malu kau tau, jika bukan karena
anak appa, appa tidak mau.. " gumam donghae lalu mendengus kesal
" aigoo.. appa kenapa begini, tapi sepertinya appa sangat
senang saat na ri menyuruh appa menyuapi eomma, appa saja yang malu-malu
eeeRrrrrrrrr " jawab na ri
" ya sejak kapan gadis kecil appa pandai berbicara R ??
" tanya donghae yang baru sadar na ri bisa berbicara R begitupun dengan na
ri dia juga baru menyadarinya.
" jinjayo ? na ri tidak menyadarinya
rrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ne appa na ri bisa bilang R !!! yeeeeeeeee !!!!
" triak na ri sambil memainkan tangannya keatas.
"huuaa anak appa sudah pintar " ucap donghae lalu
dengan gemas mencubit pipi na ri.
"aaww appo appa ! " keluh na ri
"hehehe maaf " jawab donghae sambil nyengir kuda.
" huuhh ! " dengus na ri
prang !!!!
suara bunyi pecahan terdengar dari arah dapur. siapa lagi
kalau bukan eunna. sementara donghae dan na ri kaget dan cepat-cepat berlari
kearah dapur.
dengan cepat eunna membereskan pecahan piring. diambil satu
persatu beling-beling yang taburan dilantai. eunna tidak sengaja menjatuhkan
piring yang dicucinya karena terkejut dengan cicak yang tiba-tiba ada
didepannya.
" aawww " ringis eunna karena jarimanis nya tergores
pecahan beling yang tajam
"eomma !! "
"eunna " panggil donghae lalu berjongkok didepan
eunna dan menarik tangan eunna dihisap darah yang keluar deras dari jarinya.
terlihat jelas donghae sangat hawatir dengan eunna. sementara na ri bocah polos
dan lucu itu sedang menangis dalam diam melihat tangan eunna berdarah.
"eomma gwemchana ? " lirih na ri
" ne gwemchana chagi, sstt uljima, " jawab eunna.
masih menahan rasa perih dijarinya sekaligus rasa mengemburu dan bergejolak
dihati nya. karena donghae yang masih setia mengemut jari nya, agar tidak terus
keluar darah segar.
eunna menatap donghae, ditatap donghae penuh dengan tanda
tanya. ada apa dengan sikapnya, ? kenapa tampak begitu hawatir dengan nya ?
blus ..!
eunna tertangkap basah sedang menatap donghae dengan serius.
semburat merah keluar dari pipi mulus eunna. lalu dengan cepat menari
tangannya. terlihat jelas eunna salah tingkah setengah mati
"gwemchana ? " tanya donghae
"ne gwemchana oppa, gomawo " jawab eunna
"ne berhati-hati lah lain kali. sudah biarkan aku saja
yang membereskan beling-beling ini."
"tapi "
"apa kau mau tangan mu bertambah luka lagi " tanya
donghae sementara eunna hanya menggelengkan kepalanya.
"ya sudah.. tapi tunggu dulu " ucap donghae lalu
lari pergi mencari-cari sesuatu.
"eomma baik-baik saja kan ?? " tanya na ri lagi.
sambil mengelap sisa air matanya.
"ne eomma baik-baik saja,, sudah jangan menangis eomma
tidak suka orang menangis, karena orang menangis terlihat sangat lemah. jadi
berhentilah menangis " gumam eunna sambil memeluk na ri
" ne eomma, na ri berhenti menangis "
" eunna,, sinikan jari mu " pinta donghae saat
datang dan membawa kotak obat.
dilepas pelukan eunna kepada na ri lalu menatap donghae
bingung. karena terlalu lama donghae kembali meraih tangan eunna dan
menempelkan hansaflas dijari eunna yang terluka. entah apa yang difikirkan
eunna sekarang, kenapa hati nya begitu memburu saat donghae menyentuh tangan
nya.
"sudah selesai, pergilah dan duduk lah di depan dengan na
ri, ini biar kan aku saja yang membereskan " pinta donghae. " chagi
kau dengan eomma dulu ne, "
"ne appa, kajja eomma " pinta na ri
"ne .. gomawo oppa, mian merepotkan mu di hari pertama
kerjaku "
"gwemchana,, lagian kau baru satu hari, jadi aku
memakluminya. tapi jika kau sering-sering merepotkan ku aku akan memberi mu
pelajaran " ucap donghae lalu menyunggingkan senyum evil nya.
"yaa appa !! apa yang akan kau lakukan ? " tanya na
ri
" anak kecil tidak boleh tau, sudah sana " pinta
donghae lalu kembali menatap eunna. sementara eunna hanya diam seribu bahasa.
memberinya pelajaran ? ahh entahlah semoga saja tidak terjadi. eunna pun
berjalan menggandeng na ri menuju kursi didepan tv. donghae memulai aksinya
membereskan beling-beling yang ada dilantai.
"eomma na ri mau bilang sesuatu " ucap na ri saat
sudah duduk di kursi begitupun dengan eunna
" ne apa itu ? "
"na ri sudah bisa bicara rRrrrrrrrrrrr hhehehehe "
" bicara R maksudmu chagi "
"emm " jawab na ri mengangguk
"huaaa chukahe " ucap eunna lalu memeluk dan mencium
kedua pipi na ri.
"gomawo eomma... "
"eehhmm!! " donghae berdehem.
"appa "
"chagi sepertinya appa harus kembali lagi kekantor,
" ucap donghae
"yaahhh.. selalu begitu " jawab eunna kesal
" sudahlah biar kan appa mu kekantor lagi, " gumam
eunna
"ne baiklah appa, berhati-hati lah dijalan, "
"ne gomawo , appa pergi ne. eunna titip na ri" ucap
donghae
"ne oppa "
"gomawo, aku pergi " pamit donghae
"hati-hati dijalan"
jika dirasakan mereka bertiga sudah seperti keluarga yang
harmonis. ditatap punggung donghae yang mulai menjauh dan mengilang dibalik
pintu. diangkat tangan eunna disentuhkan didadanya dirasakan debaran yang
sangat hebat.
"ada apa dengan mu eunna ? kenapa hati mu bergejolak
kenapa hatimu berdebar saat donghae oppa tersenyum padamu, dan saat tangan mu
disentuhnya ? yaa apa kau sudah gila !! " gumam eunna dalam hati
"eomma na ri mengantuk " lirih na ri lalu merebahkan
tubuhnya dikursi dan kepalanya di paha eunna.
"ne tidurlah eomma akan menjaga mu " jawab eunna dan
dielus-elus pucuk kepala na ri. tidak lama kemudian na ri pun tertidur lelap.
diciumnya kening na ri
"jaljayo lee na ri, kau manis sekali saat tertidur pasti
eomma mu juga secantik diri mu, " gumam eunna pelan. diangkat tubuh na ri
dibawanya kekamar nari dan direbahkannya di kasur bergambar micky mouse.
disusul dengan eunna yang juga ikut tidur disamping na ri, di peluk tubuh
mungil na ri yang tertidur pulas.
"malam ini eomma akan menemani mu tidur " lirih
eunna, lalu memejamkan mata untuk tidur.
_____________________
sementara donghae sudah tiba dikantor, dan dengan cepat
berkutat dengan map-map penting perusahaannya. sesekali donghae mengelap
keringat peluh diwajahnya.
tidak terasa waktu sudah cukup larut malam, tapi donghae masih
belum menyadarinya dan masih sibuk dengan map-map dihapannya.
tidak berapa lama donghae melirik jam tangannya dilihatnya jam
yang melingkar indah ditangannya. donghae mendengus panjang, donghae cukup
merasa lelah hari ini.
" tidak terasa sudah jam 10 malam, aku lupa tidak sempat
menelfon eunna jika aku akan pulang selarut ini. sebaiknya aku hubungi eunna
dulu " donghae lalu mengambil ponselnya dengan cepat mencari nomer ponsel
milik eunna, tidak butuh waktu lama donghae sudah menemukannya dan dengan cepat
segera mengubungi eunna.
donghae diam mendengarkan suara dibalik telfonnya, tapi hanya
suara nada sambung saja yang terdengar bukan suara eunna.
dengan sabar donghae mengulangi lagi untuk mengubungi eunna.
"aaiiss apa mungkin mereka sudah tidur,,? yaa donghae
pastinya sudah ! oohh tapi bagaimana dengan eunna ? apa dia tidur atau sedang
menunggu ku ? tapi jika dia menunggu ku kenapa tidak mengangkat telfon ku, aahh
sebaiknya aku pulang saja. "
akhirnya donghae memutuskan untuk pulang dari pada dia
berlama-lama. diambil jas dan dipakaikan ditubuh kekernya, diraih tas kerjanya
yang sudah dirapikan tadi, tanpa menunggu lama donghae langsung berjalan keluar
ruangan miliknya.
_________________
kini na ri dan eunna masih damai dengan mimpi indahnya. na ri
masih sangat pulas tidur dipelukan eunna begitupun dengan eunna yang tampak
nyaman dengan posisinya sekarang.
na ri menggeliat pelan dirasakannya ada sebuah tangan yang
melingkari tubuhnya yang kecil, perlahan mata sipitnya membuka dan dilihatnya
eunna yang tengah tertidur pulas disampingnya.
terbentuk sekulas senyum manis dibibir tipis dan mungil na ri.
perlahan tangan na ri terangkat dengan sangat pelan dan hati-hati tangan na ri
menyentuh pipi eunna dielus pelan sangat pelan agar tidak mengganggu eunna
tidur. sedari tadi tidak hilang-hilangnya senyum dibibir na ri, hatinya bahagia
saat ini sangat bahagia apa yang diinginkan bisa terwujud, keinginan untuk bisa
tidur disamping seorang wanita yang dianggapnya menjadi ibu.
"eomma gomawoyo " lirih nari didekatkan wajahnya
dengan wajah eunna pelan-pelan tapi pasti dan cup~ dikecup pelan dahi eunna
"saranghae eomma.. jaljayo " gumam na ri setelah lepas mengecup dahi
eunna.
direbahkan kembali tubuhnya, dilingkarkan tangan mungilnya
dibadan eunna, matanya pelan-pelan tertutup dan na ri mulai tertidur pulas
lagi.
_____________________
setelah tiba di garansi parkiran mobil donghae turun dari
mobil hitam mewahnya.
donghae berlari kecil untuk cepat sampai dirumahnya, entah
kenapa hatinya merasa senang saat ini apa mungkin karena eunna ada dirumahnya
sekarang ? aah molla ..
ceklek~
pintu terbuka, donghae memasuki rumahnya yang sudah gelap ya
karena eunna dan na ri sudah tidur. dinyalakan salah satu lampu agar memudahkan
donghae melihat. setelah lampu nyala dilihatnya sofa ruang tv, donghae mendengus
kecil entahlah dia kira eunna tertidur disitu karena sedang menunggunya.
"aaiiss mana mungkin dia menunggumu lee donghae, paboya
" gerutuk donghae pada dirinya sendiri dipukul kecil kepalanya. matanya
melihat kearah pintu putih bergambar teddy bear siapa lagi kalau bukan pintu
kamar eunna. diletakan tas dan jas donghae disofa, kakinya melangkah menuju
kamar na ri
dengan sangat pelan dan hati-hati dipuka pintu putih itu,
dicondongkan kepalanya untuk melihat keadaan didalam kamar, dilihatnya dua yeoja
cantik yang tengah tertidur pulas diranjang empuk bermotif micky mouse.
sekilas senyum terukir dibibir donghae, dibuka pintu sedikit
lebar agar tubuhnya dapat masuk, donghae diam sesaat diambang pintu matanya
menikmati pemandangan membahagiakan didepannya. kini donghae berjalan pelan
menuju na ri dan eunna yang tengah tertidur.
sesampainya diperhatikan wajah eunna yang tertidur pulas, lama
sangat lama donghae memperhatikan wajah eunna.
entah dorongan dari mana tangan donghae sudah berada dipipi
eunna dan mengelusnya lembut.
"kau tetap cantik meskipun sedang tertidur " gumam
donghae lirih, kini donghae beralih melihat na ri yang sangat damai dan nyaman
didekapan eunna.
"apa seperti ini yang kau inginkan lee na ri ? jika
memang iya apa kau bahagia sekarang ? appa yakin kau bahagia saat ini, mimpilah
yang indah kalian berdua " gumam donghae cup~ cup~ dikecup pipi na ri,
kini mata donghae kembali fokus dengan eunna dan cup~ dikecup dahi eunna pelan
dan cukup lama.
"oohh lee donghae apa yang kau lakukan ? aaiiss jinja
namja kurang ajar, kau sudah beristri " gerutuk donghae atas perbuatannya
barusan karena dengan lancangnya mencium eunna, untung saja eunna tidak bangun
jika itu terjadi entahlah mungkin donghae akan dikira pria brengsek oleh eunna.
"jaljayo.. bermimpi indahlah kalian, aku juga ingin tidur
hehe " lirih donghae lalu pergi keluar dari kamar na ri dan menuju makar
miliknya. sesampainya dikamar direbahkan tubuhnya dikasur miliknya, dilihatnya
foto dirinya dan almarhum youngrim diraih foto itu.
donghae merubah posisinya menjadi duduk dilihat foto yang ada
digenggamannya, dielus foto youngrim.
tes tes tes~
entah apa yang dirasakan donghae hingga membuatnya menangis.
dipeluk foto bingkai youngrim dan dirinya.
"boghosippo chagi.. aku sangat merindukan mu, andai saja
kau masih ada pasti kau akan merasakan bahagia karena melihat na ri anak kita
yang begitu baik dan cantik sepertimu, dia sangat mirip denganmu, dia juga
yeoja kecil yang tegar dia tidak merepotkan sama sekali, hanya saja akhir-akhir
ini dia sering merengek. trimakasih younrim kau memberiku harta yang sangat
indah dan sangat-sangat berharga." gumam donghae ditengah tangisannya,
donghae menangis dalam diam.
"chagi.. apa kau tidak marah dan kecewa padaku ? jika aku
memiliki perasaan yang berbeda untuk eunna.. ? apa kau tidak marah ? maaf kan
aku young,, aku sudah menghianatimu, tapi aku melakukan ini demi na ri, dan aku
juga merasakan jika aku mencintai eunna. aku harap kau memaafkan ku young, kau
akan tetap jadi yang nomer satu dihatiku, kau tetap yang terindah, kau tetap
memiliki kelebihan tersendiri yang membuatmu menjadi nomer satu dihatiku. bantu
aku,, beri aku jawaban jika kau tidak marah, aku menunggumu dimimpiku malam
ini, aku harap kau datang young saranghae "
dikecup pelan foto youngrim lalu dipandangi, setelah itu
diletakkan foto youngrim dibantal samping donghae tidur. donghae tersenyum
tipis membayangkan saat dulu youngrim selalu ada disampingnya saat donghae
tidur.
"sebaiknya aku mandi dulu " gumam donghae lalu
berjalan kearah kamarmandi. setelah 15menit donghae menyegarkan tubuhnya,
donghae keluar memakai jelana pendek dan kaos tipis rambut yang basah dan bau
sabun yang segar, akan membuatnya nyenyak tidur malam ini.
"sudah jam 12 aku tidur sekarang, young datanglah malam
ini dimimpiku dan berikan aku jawaban ok jaljayo " donghae merebahkan
tubuhnya dan menyelimuti tubuhnya, lalu mulai menutup matanya. terdengar
dengkuran kecil yang dihasilkan oleh donghae saat tertidur. donghae sudah
tertidur pulas.
#donghae dream
"dimana aku ?" tanya donghae pada dirinya sendiri.
donghae bingung atas apa yang ada disekelilingnya hanya warna putih semua serba
putih. donghae berputar melihat keaadaan disekitar tapi sepertinya tidak ada
seorang pun ditempat ini.
entah tiba-tiba ada sebuah cahaya yang sangat terang, donghae
sedikit menutup matanya dengan tangannya karena merasa silau dengan cahaya
tersebut. cahaya sedikit memudar menampakan yeoja berpakaian serba putih dengan
rambut diurai wajah yang pucat, mata donghae membelalak melihat siapa yeoja
yang ada didepannya tengah tersenyum manis dengannya. yeoja yang tidak asing
untuknya, yeoja yang dirindukannya, yeoja yang sudah lama meninggalkannya, ne
benar dia lee youngrim.
"young.. apa benar kau lee youngrim istriku ? "
tanya donghae
"ne oppa aku youngrim, bagaimana kabar mu dan anak kita ?
" tanya young lembut
grep~
tanpa mempedulikan pertanyaan youngrim, donghae memeluk erat
tubuh istrinya yang dirasakan sangat dingin, donghae menangis dipelukannya.
"rindu aku merindukan mu chagi, aku merindukan mu sungguh
"
"ne arrayo oppa, aku juga merindukanmu, " jawab
young lalu melepaskan pelukannya
"oppa aku tidak punya banyak waktu, kau tadi tidak
menjawab pertanyaanku hhmm ?"
"ne maaf aku terlalu bahagia,, aku baik-baik saja
begitupun dengan anak kita dia tumbuh dengan baik dia cantik dan baik sepertimu
" tutur donghae
"trimakasih oppa,, aku bahagia mendengarnya, oppa ada
yang ingin aku katakan, aku datang untuk menjawab pertanyaan mu,"
"ne ? "
"ne aku merestui jika kau mencintai eunna jika kau
bersanding dengannya, aku bahagia,, aku yakin eunna adalah orang yang tepat
untuk mu dan juga nari, menikahlah dengannya aku tidak papa," tutur
youngrim bibir nya tersenyum tipis
"benarkah kau tidak marah ?"
young hanya menggangguk dan tersenyum
"aku pergi dulu oppa jagalah nari dengan baik, salamkan
rinduku untuknya" ucap young lalu perlahan menghilang dari hadapan
donghae. donghae yang menyadari bahwa dia harus berpisah lagi dengan yongrim
hanya bisa menangis sesugukan.
"andwe young...! jangan pergi lagi,, andwe.. YOUNG !!!!
#donghae dream end
"YOUNG !!!! " triak donghae saat terbangun dari
mimpinya, keringat peluh membasahi tubuhnya. diraih air minum disampingnya lalu
ditenggak abis air minumnya.
"young kau datang?, kau memberi jawaban?, kau setuju aku
mencintai eunna ? kau tidak marah ? aku mencintaimu youngrim .. trimakasih kau
memang yang terbaik.." gumam donghae
"haruskah aku secepatnya berbicara dengan eunna.. ?
16.48
Flea Alycia Jovanka H.



0 komentar:
Posting Komentar